Rizal masuk kelas dengan muka lesu. Dia menyimpan tasnya sambil duduk di bangkunya.
“hari ini ,ada ulangan matematika ya?”tanya Rizal kepada Dimas di sebelahnya.
“Iya pak Arif sudah bilang minggu lalu,”Dimas mengingatkan.
“Duh, tadi malam aku enggak belajar .Malah keasyikan main GAME,”Kata Rizal
“Ya,itu salah mu sendiri,”Kata dimas
“Mudah-mudahan sakit Asma pak Arief kambuh lagi,jadi nggak masuk mengajar.Artinya ,kita yidak jadi ulangan hari ini,”harap Rizal.
Dimas hanya menggelengkan kepalanya .dia kecewa teman sebangkunya justru berdoa yang buruk untuk gurunya.
Beberapa menit kemudian bel masuk berbunyi.Seluruh murid masuk kelas. Tak lama kemudian,Pak Arief masuk kelas dalam keadaan sehat walafiat.
Diamas bersyukur Allah tetap melindungi kesehatan pak Arief.Dimas percaya Allah tidak akan mengabulkan doa yang buruk Seperti yang di ucapkan Rizal tadi.
Rumah Dimas berdekatan dengan Rumah pak Arief.Dimas tahu setiap kali penyakit asma pak arief kambuh,keluarga pak Arief akan kerepotan mencari biaya pengobatan. Itu sebabnya Dimas selalu berdoa agar pak Arief selalu sehat walafiyat. Amien !
Mei 17, 2009...12:26 pm
Doa Yang Buruk
Lompat ke Komentar